5 Distro Linux Paling Ramah Pengguna + Mudah Dipelajari Pemula

Berikut adalah 5 distro linux paling ramah pengguna sehingga mudah dipelajari oleh pemula. Daftar ini bersumber dari everydaylinuxuser.

Update: Anda bisa membaca lebih lengkap mengenai distro, desktop, aplikasi, buku, dan referensi Linux di Katalog Linux 2016.

Kriteria

Ini adalah kriteria distro linux yang paling mudah digunakan:

  • Mudah diinstal
  • Pengaturan awal ringkas
  • Desktop environment intuitif
  • Memiliki software bawaan dengan fungsionalitas lengkap
  • Dukungan forum atau komunitas pengguna yang besar

1. Linux Mint

Linux Mint berada pada peringkat pertama dalam daftar ini – juga di Distrowatch – karena ia memiliki sejumlah keunggulan.

Linux Mint menggunakan installer yang sama dengan distro awalnya, Ubuntu, sehingga distro ini mudah diinstal. OS ini akan terinstal hanya dalam 10 sampai 15 menit saja sesudah Anda melalui beberapa instruksi sederhana, seperti:

  • memilih bahasa
  • memilih lokasi (hard drive) instalasi sistem operasi
  • memilih area tempat tinggal berdasarkan zona waktu pada peta

Linux Minta berada setingkat di atas Ubuntu dalam daftar ini dengan dua alasan. Pertama, desktop bawaan Cinnamon cenderung lebih familier bagi sebagian pengguna dibandingkan dengan Unity. Kedua, Linux Mint menyajikan kemampuan untuk menjalankan Flash dan MP3 secara default tanpa harus menginstal paket ekstra.

Linux Mint 17.1 “Rebecca” Cinnamon
Linux Mint 17.1 “Rebecca” Cinnamon

Untuk tujuan penggunaan umum, Cinnamon terasa nyaman dipakai dengan posisi ikon-ikon sistem di sudut kanan bawah, serta menu quick launch untuk menjalankan browser dan pengelola file (file manager).

Software yang termuat dalam Linux Mint cukup lengkap bagi pengguna umum dengan adanya aplikasi perkantoran LibreOffice, editor gambar GIMP, pemutar audio Banshee, dan pemutar video VLC.

Distro ini memang tidak menyertakan game manager Steam, namun bisa dengan mudah diinstal via pengelola paket (package manager). Mint Software Center menyajikan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan dengan Ubuntu Software Center.

>> Klik disini untuk mempelajari lebih lanjut tentang Linux Mint <<


2. Ubuntu

Ubuntu adalah distro Linux yang paling terkenal di luar komunitas pengguna Linux. Sedangkan di dalam forum-forum Linux, distro ini dikenal memiliki efek Marmit (love it or hate it) dengan gaya antarmuka Unity yang disajikannya.

Instalasi Ubuntu cukup mudah dan rangkaian opsi yang disajikannya jauh lebih baik daripada prosedur instalasi Windows.

Salah satu tool pada Unity yang disebut Unity Dash, memampukan pengguna untuk menjalankan sebuah aplikasi hanya dengan mengetikkan nama atau kata kunci program tersebut.

Ubuntu 14.10 Unity
Ubuntu 14.10 Unity

Ubuntu memiliki kelengkapan software yang luar biasa sehingga distro ini dijadikan basis bagi sejumlah distro Linux terkenal lainnya, termasuk Linux Mint.

Saat menjalankan instalasi, Anda akan menemui opsi instalasi ubuntu extras. Paket ekstra ini akan memampukan sistem operasi untuk menjalankan Flash, MP3, dan memasang sejumlah font. Sebagai catatan, ketiganya merupakan komponen proprietary yang mewajibkan pengguna untuk mematuhi serangkaian syarat dan ketentuan penggunaan.

Dukungan bagi pengguna Ubuntu – baik pemula maupun pengguna mahir – sangat mudah ditemukan dengan keberadaan forum dengan komunitas kontributor yang cukup besar seperti Ask Ubuntu.

>> Klik disini untuk informasi selengkapnya tentang Ubuntu <<


3. PCLinuxOS

PCLinuxOS adalah satu-satunya distro yang berbasis non-Debian dalam daftar ini. Distro ini menyajikan berbagai pilihan desktop environment, namun paling cocok dijalankan dengan KDE.

pclinuxos kde
PCLinuxOS KDE 2014 Desktop

Selain installer yang ramah bagi pengguna baru, tataletak panel, menu dan ikon-ikonnya lumayan familier. Distro ini memuat cukup banyak aplikasi bawaan, selain LibreOffice dan pemutar audio, juga terdapat sejumlah game, pengolah grafis, serta Dropbox.

Pengelola paket yang menggunakan Synaptic lebih ringan bagi kerja komputer daripada Software Center, meskipun perlu sedikit proses belajar untuk memahami sejumlah menu (terutama perbedaan berbagai repository) bagi pemula.

>> Klik disini untuk mengakses website official PCLinuxOS <<


4. Zorin OS

Tujuan awal dari pengembangan distro Zorin OS adalah untuk memudahkan pengguna yang ingin bermigrasi dari Windows ke Linux. Untuk memfasilitasi para mantan (atau calon mantan πŸ˜› ) pengguna Mikocok Wedhus, distro ini menyajikan dua opsi gaya tampilan: gaya Windows XP atau gaya Windows 7.

zorin os 9 desktop
Zorin OS 9 ala Windows 7

Distro ini menginstal PlayOnLinux secara bawaan demi memfasilitasi pengguna yang baru hijrah agar bisa menjalankan sejumlah program Windows. Yang perlu digarisbawahi adalah, OS ini sebaiknya hanya digunakan sebagai batu loncatan saja sebelum Anda berpindah ke sistem operasi Linux lainnya yang lebih “murni dan jujur” πŸ˜‰

>> Klik disini untuk menuju website resmi Zorin OS <<


5. Netrunner

Netrunner adalah distro yang dibangun dari Kubuntu (KDE + Ubuntu) dengan penambahan multimedia codecs dan software bawaan yang lebih lengkap.

Netrunner 14 Frontier
Netrunner 14 Frontier

Selain aplikasi standar seperti office suite dan internet tools, distro ini juga dilengkapi software editor video, game, screencast, bahkan Skype.

Pengelola paket Netrunner dinamai MUON yang konon katanya jauh lebih mudah dipelajari daripada Ubuntu Software Center.

>> Klik disini untuk mengunjungi situs resmi Netrunner <<


Disclaimer: penulis menjalankan distro Xubuntu yang berbasis Ubuntu dengan desktop environment Xfce yang lebih enteng bagi laptop tuwir, lebih mudah dikustomisasi, dan cukup eksklusif – alias kurang populer πŸ˜›

There are 6 comments

Tuliskan pendapatmu

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *