Pengertian Umask Value Linux dan Cara Mengaturnya secara Permanen

Tutorial berikut menguraikan pengertian Umask value dan bagaimana cara mengubahnya secara permanen sistem operasi Linux. Hal ini dianjurkan terutama untuk instalasi baru. Mengapa? Baca alasannya dalam artikel ini juga.

Apakah Umask itu? UMASK adalah singkatan dari User Mask atau User file-creation MASK, dan ini adalah dasar dari hak akses default yang diterapkan pada file dan folder yang baru saja dibuat.

Definisi tersebut bisa diartikan sebagai kemampuan sistem operasi berbasis Linux untuk menambahkan pengaturan hak akses default untuk file-file baru (termasuk folder). Untuk tujuan edukasional, berikut adalah nilai-nilai oktal yang dapat digunakan untuk mengatur hak akses atas file:

0 – Read, Write, Execute (rwx)
1 – Read and Write (rw-)
2 – Read and Execute (r-x)
3 – Read only (r -)
4 – Write and Execute (wx)
5 – Write only (-w-)
6 – Execute only (- x)
7 – No permissions (—)

Diagram Umask Value
Diagram Umask Value Diagram Umask Value – kredit: tanukisoftware.com

Nilai default Umask di hampir semua distribusi Linux adalah 0022 (022) dan dapat dilihat dari terminal emulator dengan menjalankan perintah umask. Nilai ini dapat diubah untuk sementara dengan menjalankan perintah “umask octal_value”, misalnya: umask 027.

Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, pengaturan hak akses default untuk file-file yang baru dibuat adalah 0666, dan untuk direktori yang baru dibuat adalah 0777. Menerapkan nilai Umask seperti di atas akan menghasilkan hak akses 644 dan 755.

Banyak orang yang menganggap nilai 022 sebagai persoalan privasi. Ini berarti bahwa semua file yang kamu buat pada sistemmu akan bisa dibaca oleh para pengguna lain, yang kurang baik jika kamu memikirkan efek potensialnya.

Di dalam praktiknya, seseorang dapat mengubah nilai default Umask seberapa pun yang diinginkannya, asalkan nilai itu didukung, tentu saja. Untuk melakukannya, ketikkan nilai Umask baru ke dalam file konfigurasi shell (~ /. bashrc untuk Bash) atau dalam file /etc/profile.

Begitulah. Mulai sekarang, setiap file atau folder yang baru kamu buat pada sistem Linux-mu akan memiliki set hak akses yang tepat. Meskipun demikian, harap diingat bahwa hak akses dari file dan folder yang telah ada sebelumnya tidak akan berubah oleh tindakan di atas.

Jika kamu terbiasa dengan command-line, kamu bisa melihat hak akses file saat ini dengan menjalankan perintah ls -lah dalam direktori manapun yang kamu inginkan. Di sisi lain, para pemula dapat dengan mudah melihat hak akses file dengan klik kanan pada file tersebut dan membuka tab Properties > Permissions (dalam desktop environment GNOME).


Dialihbahasakan dari How to Change Umask Value Permanently in Linux oleh Marius Nestor di Softpedia.

There is one comment

Tuliskan pendapatmu

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *