Blog yang sepi pembaca bikin kamu malas nulis? Datangkan pengunjung ke blogmu dengan 3 cara paling ampuh ini: percepat, pertegas, dan permudah.


Memeriksa Kecepatan Pemuatan Blog

Alat paling mudah untuk mengukur kecepatan blog adalah Pagespeed Insights dari Google. Kamu tinggal memasukkan alamat blog ke kolom, klik tombol Analyze, lalu tunggu beberapa untuk melihat hasilnya.

Selain ada skor untuk menilai kualitas pemuatan blogmu di komputer dan di perangkat mobile, alat ini juga menampilkan sejumlah tawaran perbaikan untuk meningkatkan kecepatan pemuatan.

Gambar Pagespeed

Kalau kamu merasa saran perbaikan kurang jelas, coba gunakan alat Pagespeed Optimization dari Varvy. Masing-masing isu akan dijelaskan lebih gamblang sehingga kamu bisa memperbaiki sendiri atau meminta bantuan webmaster profesional.

Alat penguji kecepatan blog yang lebih detail dan memiliki fitur perekam adalah GTmetrix. Pergunakan instrumen ini untuk menguji blog bisnis atau lembaga yang pastinya mampu membayar jasa programmer untuk mempercepat akses blog.

Memperjelas Intisari Tulisan

Kamu boleh punya gaya menulis yang sastrawi, metaforis, misterius, penuh istilah teknis yang tidak umum. Itu hakmu sebagai pemilik blog.

Meskipun demikian, blogger sejati peduli pada kenyamanan pembacanya. Jauh lebih baik jika tulisanmu sederhana, mudah dibaca dan dipahami oleh awam.

Saya sendiri selalu berusaha — meskipun lebih sering gagal — untuk membuat artikel saya bisa dipahami oleh anak umur 10 tahun atau kelas 4 SD.

Selain itu, saya berusaha membuat pembaca nyaman dengan desain blog yang minimalis, sepi gangguan, dan tentu saja bersih dari popup atau iklan yang menyebalkan.

Yang tak kalah pentingnya adalah: menyampaikan ringkasan isi tulisan di bagian awal laman. Model artikel semacam ini dikenal sebagai gaya piramid terbalik (inverted pyramid), dengan intisari di bagian puncak yang diikuti uraian rinci di bawahnya.

Artikel piramid terbalik

Mengapa memilih tulisan model piramid? Ada 2 alasan kuat:

  1. Jangka perhatian pendek atau short attention span. Ini membuat orang lebih suka membaca artikel secara sekilas. Bayangkan saja bagaimana cara memuat seluruh isi artikel di Twitter, jadikan itu lead. Baru uraikan detilnya di bawah kepala tulisan itu.

  2. Cuplikan kaya Google atau rich snippets. Di hasil pencarian Google, tampilan sekitar 150-an karakter di bawah judul itulah yang dilihat oleh calon pengunjung. Bukankah calon pembaca akan lebih tertarik untuk mengklik laman blogmu jika mereka bisa membayangkan isi artikel di cuplikan itu?

Membuat dan Membagikan Aplikasi Android

Mungkin kamu lebih bisa membayangkan sendiri: bagaimana jika pelangganmu tidak harus setiap kali buka browser untuk membaca blogmu?

Bagaimana kalau kamu membagikan aplikasi Android berisi blogmu, yang artinya pembaca cuma butuh satu klik saja untuk melihat artikel terbaru darimu?

Lebih jauh lagi, jika orang bisa menemukan blogmu di Google Play, bukankah akan semakin besar peluang untuk mendatangkan pengunjung?

android app untuk blog

Jika kamu setuju dengan pentingnya mendistribusikan Android app untuk blogmu, baca bagaimana cara membuat app dari blog.


Demikian 3 cara simpel tapi ampuh untuk membuat blogmu semakin populer dan menambah semangatmu untuk lebih rajin menulis lagi.

Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi saya via kontak di bagian bawah Beranda

  Jadilah Patron!

28 September 2017

Berikan komentar - no value, no backlink ;)