Sebagian pekerja pemrograman merasakan beban berat saat mencari sumber kekeliruan di dalam timbunan kode.

Sebagian yang lain menemukan kedamaian saat batinnya tenggelam dalam jalinan logika dan batasan ketat atas kesalahan hingga satu karakter.

Seperti hidup yang tak mengharuskan manusia menjadi lebih hebat dari siapa pun kecuali dirinya sendiri, kerja pemrograman selalu menuntut kita untuk sadar dalam tiap larik ketikan, sabar menelisik kekeliruan, dan terus mengulang pola itu hingga terwujud kesempurnaan.

  Jadilah Patron!

3 Agustus 2017