Meditasi adalah menyadari pikiran, perasaan, tanpa mengoreksinya, tanpa menganggap benar salahnya, tanpa menghakiminya, cukup hanya memperhatikannya dan bergerak bersamanya.

Di dalam proses memperhatikan dan bergerak bersama pikiran itu, perasaan itu, kau mulai memahami dan menyadari segenap sifat pikiran dan perasaan.

Sunya hadir saat batin memahami awal mulanya sendiri, sifatnya sendiri, bagaimana segenap pikiran tak pernah merdeka (bebas nilai) namun selalu purba.

Dengan memperhatikan semua ini, dengan memperhatikan pergerakan dari setiap pikiran, dengan memahaminya, dengan menyadarinya, akan menuju ke sunya – yakni meditasi, ketika “si pengamat” lenyap.

J. Khrisnamurti, Saanen 1967


 

#

10 Agustus 2017